Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Bogor RayaEdukasiKota Bogor

Rektor UIKA Bogor Siapkan Mahasiswa Penerima Beasiswa jadi Pemotong Tali Kemiskinan

×

Rektor UIKA Bogor Siapkan Mahasiswa Penerima Beasiswa jadi Pemotong Tali Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BogorInNews – Rektor Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor Prof.H.E. Mujahidin berharap para mahasiswa maupun mahasiswi penerima beasiswa asal Kota Bogor yang kuliah di UIKA yang berjumlah ada 367 orang bisa memanfaatkan peluang beasiswa sehingga mereka bisa berhasil lulus kuliah dan juga bisa membangun masyarakat dimana mereka berada.

“Memang ada yang beasiswa basisnya berprestasi, tetapi kebanyakan ini beasiswa yang basisnya dari tidak mampu. Kami sangat berharap para mahasiswa dari golongan yang tidak mampu ini bisa memotong tali kemiskinan mereka,” ungkap Mujahidin di Lobby Fakultas Hukum UIKA Bogor pada Kamis 12 Februari 2026.

Example 300x600

Mujahidin memaparkan, pihaknya menyiapkan berbagai instrumen dan ketrampilan, tentunya akan terus dipantau juga agar ketika mereka keluar dari UIKA mereka bisa berkompetisi dengan baik didunia kerja dan di dunia masyarakat.

“Intinya kami bentuk agar mereka bisa bersaing di dunia kerja dan membangun masyarakat Indonesia,” paparnya.

Mujahidin menjelaskan, jurusan yang diambil sangat beragam, karena beasiswa ini untuk S1 jadi biasanya yang relatif paling banyak itu fakultas agama islam, fakultas ekonomi bisnis kemudian fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, fakultas teknik dan SAINS, fakultas Hukum serta fakultas ilmu kesehatan.

“Setelah kemarin ada dana untuk beasiswa nya, mereka relatif menyebar dengan berbagai ketrampilan. Saya optimistis melihat potensi mereka ini, karena mereka itu untuk memperoleh beasiswa tahapan test nya banyak dan mereka telah lulus. Tadi juga terlihat dari mahasiswa yang IPKnya 4,0 itu kan sampai 13 orang,” jelasnya.

“Kemudian yang mendekati 4,0 itu ada 6 orang, berarti itu menunjukan mereka punya kualitas, tetapi IPK saja kan tidak cukup. Mereka harus punya skill yang lain dan insyaallah skill yang lain itu bisa dikembangkan di Universitas Ibnu Khaldun ini,” tegas Mujahidin.(REK)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *