Bogor RayaJabarJaDeTaBekKota BogorNasional

Basarnas dan BPBD Kota Bogor Latihan Gabungan Evakuasi Udara, Siap Siaga Liburan Idul Fitri

BogorInNews – Basarnas bersama BPBD Kota Bogor melaksanakan simulasi evakuasi udara di Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat pada Selasa 10 Maret 2026 pagi. Kegiatan ini untuk melatih kesiapsiagaan personel jelang libur panjang Idul fitri.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari menuturkan, bahwa latihan di Situ Gede ini bertujuan mempersiapkan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan kejadian saat masa mudik dan libur Lebaran.

“Hari ini kami mempersiapkan diri menerapkan siaga Lebaran tahun 2026. Kami mengadakan simulasi evakuasi udara dengan menggunakan helikopter, seolah-olah kejadian terjadi di atas air seperti di sungai, laut maupun danau,” ungkap Desiana.

Desiana menjelaskan, dalam skenario latihan terdapat tiga korban yang harus segera dievakuasi karena berada dalam kondisi kritis.

“Korban perlu dilakukan evakuasi segera, karena keadaannya kritis. Kami harus menggunakan helikopter supaya cepat untuk ditangani langkah selanjutnya. Dari tiga korban tersebut, dua orang dievakuasi menggunakan helikopter, sementara satu korban lainnya dievakuasi menggunakan perahu karet. Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan teknik water rescue serta metode rappelling dari helikopter atau heli rescue,” jelasnya.

“Metode ini dinilai cukup efektif berdasarkan pengalaman tim SAR dalam operasi penyelamatan sebelumnya. Ya, ini sangat efektif. Pengalaman kami ada medevac di kapal, sering ada permintaan evakuasi misalnya ABK yang mengalami serangan jantung, kemudian dilakukan evakuasi menggunakan helikopter,” pungkas Desiana.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan latihan di Situ Gede ini merupakan bentuk sinergi antarinstansi dalam meningkatkan kesiapsiagaan penanganan bencana dan keadaan darurat. Dalam pelaksanaan simulasi ini pihaknya ingin memastikan latihan yang dilaksanakan dapat mempersiapkan personel dengan baik.

“Saya erharap momen lebaran dapat dirasakan dengan suka cita. Namun semua pihak mesti waspasa bila mana terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami akan terus berkolaborasi untuk memastikan keselamatan warga. Kalau terjadi sesuatu kita bisa mempersiapkan dengan baik ke depannya,” pungkasnya.(NDI)

Exit mobile version