Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Bogor RayaKesehatanKota Bogor

Kader PKK Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana untuk Jadi Kader KUJANG

×

Kader PKK Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana untuk Jadi Kader KUJANG

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BogorInNews – Anggota Tim Penggerak (TP) PKK Kota Bogor dilatih untuk tanggap dan tangguh menghadapi bencana dalam kegiatan Gebyar Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB) yang dirangkaikan dengan gerakan cek kesehatan gratis bagi masyarakat Kota Bogor di Balai Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah pada Sabtu (10/10/2026). Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan kader dalam melakukan mitigasi dini jika terjadi bencana di wilayah masing-masing.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, dan Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, didampingi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan para camat.

Example 300x600

“Di tahun ini sampai hari ini sudah ada 600 kejadian bencana di Kota Bogor. Mulai dari kebakaran, longsor dan lain-lain,” terang Jenal.

Jenal menuturkan, pelatihan ini menjadi pemicu kesadaran bahwa keselamatan, keberlangsungan hidup dan nasib masyarakat merupakan hal penting yang harus menjadi perhatian bersama.

“Bencana tidak bisa kita hindari. Maka dengan kesiapsiagaan dan jangan panik ketika bencana datang, butuh pelatihan dan ilmu,” tutur Jenal.

Jenal menjelaskan, upaya penanganan kebencanaan yang selama ini dilakukan Pemkot Bogor kini diperkuat dengan keterlibatan kader PKK. Dengan demikian, langkah mitigasi dapat dilakukan secara lebih komprehensif. Selain kesiapsiagaan bencana, Jenal juga menekankan pentingnya kesehatan masyarakat dalam upaya mitigasi maupun penanganan bencana.

“Saya mengapresiasi pelaksanaan cek kesehatan gratis yang dirangkaikan dengan pelatihan tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim berharap pelatihan ini dapat membangun kesadaran masyarakat bahwa kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat.

“Melalui sinergi antara pemerintah, TP PKK, kader, masyarakat, serta dunia usaha, diharapkan terbentuk masyarakat Kota Bogor yang semakin tanggap, tangguh, mandiri, dan senantiasa siap menghadapi berbagai potensi bencana,” kata Yantie.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor, Rakhmawati menerangkan, bahwa pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan, kepedulian, dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap isu kesehatan, perlindungan keluarga, serta upaya menghadapi bencana.

“PKK Kota Bogor sebagai mitra pemerintah berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat untuk membangun ketahanan keluarga serta memperkuat peran kader sebagai penggerak masyarakat dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap potensi dan risiko bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” terang Rakhmawati.

Rakhmawati memaparkan, pelatihan ini sekaligus memberikan edukasi komprehensif, khususnya kepada anggota Pokja IV di tingkat kecamatan dan kelurahan, sehingga menghasilkan 80 kader GKSTTB.

“Yang selanjutnya disebut sebagai Kader Kesiapsiagaan untuk Jangka Panjang (Kader KUJANG). Untuk mewujudkan keluarga yang sehat, tanggap, dan tangguh dalam menghadapi bencana di Kota Bogor,” jelasnya.(REK)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *