Bogor RayaKota Bogor

Lurah Feri Ingin Ciptakan Lingkungan Pemukiman Nyaman, Bersih dan Asri.

BogorInNews – Pemerintah Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah terus melakukan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan guna menciptakan lingkungan pemukiman yang nyaman, bersih, dan asri.

Lurah Feri Setiawan menuturkan, bahwa pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan menjadi prioritas utama. Hal itu tentunya untuk menciptakan lingkungan pemukiman yang nyaman, bersih, dan asri.

​”Bahwa karakteristik Kelurahan Gudang sebagai wilayah padat penduduk memiliki tantangan tersendiri. Misi kami yaitu mewujudkan lingkungan pemukiman yang nyaman, bersih, dan asri. Meskipun semua tahu kondisi Kelurahan Gudang seperti apa, kami terus berupaya maksimal,” ungkap Feri.

Feri memaparkan, ada perubahan signifikan terkait isu keamanan, jika sebelumnya wilayah ini kerap diidentikkan dengan potensi konflik antarwarga atau tawuran, kini kondisi tersebut telah berubah total.

​”Dulu mungkin orang mendengar kata ‘Gudang’ pasti identik dengan tawuran. Tapi Alhamdulillah, selama dua tahun kepemimpinan saya, tidak ada lagi tawuran. Kami menggalakkan program Jaga Lembur setiap malam Sabtu dan Minggu untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan,” tegasnya.

Feri menjelaskan, lokasinya yang bersinggungan langsung dengan kawasan niaga Surya Kencana menjadikan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai agenda rutin. Hingga saat ini, pihak kelurahan telah melakukan sosialisasi dan penertiban di sejumlah titik, seperti Jalan Bataman, Jalan Pedati, dan Jalan Lawang Saketeng.

“Terdapat ratusan PKL yang terus dikomunikasikan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum. Selain infrastruktur fisik, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi pilar penting. Kelurahan Gudang aktif memfasilitasi kelompok belajar PKBM (Paket A, B, dan C) untuk menekan angka putus sekolah, serta menjalin kerja sama dengan Universitas BSI dalam pelatihan komputer grafis bagi kader PKK dan pengurus RT/RW,” jelasnya.

Feri mengungkapkan keberhasilan pembangunan 10 titik septic tank komunal bantuan pemerintah pusat serta perintisan Koperasi Kelurahan Merah Putih.

​”Kami juga merintis Kelompok Wanita Tani (KWT) Geulis. Meski kami tidak punya lahan pertanian yang luas, kami berkolaborasi dengan pihak KAI untuk memanfaatkan lahan di pinggir rel demi produktivitas warga,” tambah Feri.(NDI)

Exit mobile version