Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Bogor RayaEdukasiKabupaten Bogor

IPB University Ringankan UKT Mahasiswa yang Terdampak bencana Sumatera dan Aceh

×

IPB University Ringankan UKT Mahasiswa yang Terdampak bencana Sumatera dan Aceh

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
BogorInNews – IPB University melakukan peninjauan kembali Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa terdampak bencana Sumatera dan Aceh. Langkah ini merupakan salah satu aksi jangka menengah IPB University peduli bencana Sumatera dan Aceh. Mulai dari pembayaran secara dicicil, menurunkan nilai UKT, membebaskan pembayaran UKT untuk mahasiswa yang mengambil cuti akademik, hingga menggratiskan sepenuhnya.
Sebelumnya IPB University melakukan berbagai kegiatan tanggap darurat di wilayah yang dilanda bencana banjir bandang Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Aksi jangka pendek (tanggap darurat) dilakukan berupa pengiriman bantuan pangan, obat-obatan, pipanisasi untuk mengalirkan air bersih, paket peralatan internet berbasis satelit, hingga pengiriman dokter, dosen, mahasiswa untuk melakukan pelayanan kesehatan dan gizi, serta pendampingan dan pemulihan psikis korban terutama bagi kelompok rentan (anak-anak, lansia, wanita hamil/menyusui).
Rektor IPB University Dr. Alim Setiawan Selamet menuturkan, untuk aksi jangka menengah peduli bencana Sumatera dan Aceh pihaknya menyiapkan sejumlah langkah di antaranya penguatan transisi dari pangan darurat ke pangan yang lebih stabil dan pemulihan psikososial lanjutan.
“Kemudian kami melakukan reaktivasi pertanian, membangkitkan kembali UMKM serta peninjauan kembali UKT untuk mahasiswa terdampak bencana,” ungkap Alim kepada wartawan pada Senin 05 Januari 2026.
Alim memaparkan, terkait UKT Mahasiswa terdampak bencana, akan diberlakukan beberapa level kebijakan, mulai dari pembayaran secara dicicil, menurunkan nilai UKT, membebaskan pembayaran UKT untuk mahasiswa yang mengambil cuti akademik hingga menggratiskan sepenuhnya.
“Kebijakan ini akan diberlakukan minimal selama 1 semester. Kami sedang mengkaji formula yang tepat untuk masing-masing mahasiswa terdampak bencana,” paparnya.
Alim menjelaskan, bahwa Kemdiktisaintek mendanai empat proposal yang diajukan IPB University untuk aksi tanggap darurat maupun rehabilitasi yaitu distribusi logistik, layanan kesehatan dan gizi, pendampingan psikososial serta mitigasi juga edukasi kebencanaan.
“Sementara untuk jangka panjang, Rektor menyebut IPB University akan memberikan beragam kebijakan afirmasi yang akan diprioritaskan untuk daerah yang terkena bencana tersebut.
Seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, Program Dosen Mengabdi, beasiswa untuk mahasiswa baru asal wilayah bencana, serta beragam studi/kajian/policy brief kebencanaan,” jelasnya.(NDI)
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *