BogorInNews – Musyawarah Cabang (Muscab) Pemuda Al-Irsyad Kota Bogor digelar di SDIT Al-Irsyad, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan pada Sabtu (22/8/2026) malam. Acara dibuka langsung oleh Wali Kota Bogor Dedie A Rachim yang mendorong pemuda Al-Irsyad ikut berkontribusi dalam penataan kawasan Empang dan pembangunan kota.
Hasilnya Amar Fassa Askar menjadi ketua terpilih dan didampingi Sekretaris Milzam Bajened. Pemilihan ini berlangsung hingga Minggu (23/8/2026) dinihari.
Dedie menuturkan, Al-Irsyad memiliki sejarah panjang di Kota Bogor. Organisasi tersebut telah berdiri lebih dari 112 tahun, jauh sebelum Indonesia merdeka 81 tahun lalu.
“Al-Irsyad ini kan sudah berdiri lebih dari 112 tahun. Artinya dengan pengalaman organisasi Al-Irsyad dan berlokasi di wilayah Empang, harapannya tentu Al-Irsyad ini dapat memberikan juga warna bagi Kota Bogor,” ungkap Dedie.
Dedie memaparkan, peran pemuda Al-Irsyad dibutuhkan seiring rencana Pemkot Bogor menata kawasan Empang, termasuk rencana penataan Alun-alun Empang dan wilayah sekitarnya. Pemuda diharapkan ikut menjaga kondusivitas, kebersihan hingga mendukung berbagai program pembangunan pemerintah.
“Dimulai dari rencana penataan Alun-alun Empang dan sekitarnya melalui kontribusi nyata. Sama-sama kita jaga kondusivitas, kebersihannya dan yang ketiga tentu kita juga harus aktif dalam mendukung langkah-langkah pemerintah dalam melaksanakan pembangunan,” paparnya.
Dedie mengapresiasi kepemimpinan Saleh Thalib yang telah memimpin Pemuda Al-Irsyad Kota Bogor selama tiga tahun terakhir. Siapa pun yang nantinya terpilih sebagai ketua baru dapat melanjutkan kolaborasi dengan Pemkot Bogor.
“Saya berharap banyak kepada Pemuda Al-Irsyad dan mudah-mudahan nanti direspons dengan baik. Siapa pun nanti yang terpilih tetap bisa melanjutkan kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah,” harap Dedie.
Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Irsyad Kota Bogor Amir Hakim Baweel mengatakan, Muscab menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus memperkuat program sosial Pemuda Al-Irsyad. Kepengurusan baru diharapkan dapat meningkatkan peran pemuda dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Target untuk pemuda mungkin melanjutkan estafet kepemimpinan yang sudah berlalu untuk lebih meningkatkan mutu tentang sosial, tentang keormasan. Mereka kan pemuda itu keormasan di Al-Irsyad dan bergerak di bidang sosial,” tutur Amir.
Amir memaparkan, sejumlah program sosial yang dapat terus dikembangkan, seperti sunatan massal, bantuan untuk korban bencana dan kegiatan kemanusiaan lainnya. Al-Irsyad juga akan terus mendukung program Pemkot Bogor, termasuk rencana penataan Lapangan Empang.
“Semua program-program pemerintah yang sudah dicanangkan oleh Wali Kota Bogor kami terus mendukung karena kegiatannya cukup baik untuk kemasyarakatan. Kami sangat bersyukur sebagai warga Al-Irsyad karena itu lapangan depannya masjid. Kalau ditata dengan baik insyaallah akan mencerminkan keislaman kita,” terangnya.
Ditempat yang sama, Ketua Pemuda Al-Irsyad Kota Bogor Saleh Thalib mengatakan, Muscab kali ini merupakan Muscab ke-18. Agenda utama kegiatan adalah memilih ketua baru sekaligus melakukan pergantian kepengurusan untuk periode 2026-2029.
“Untuk Muscab ini kurang lebih sudah ke-18 di Kota Bogor untuk pemilihan ketua Pemuda berikutnya dan juga pergantian roda organisasi kami,” tutur Saleh.
Saleh membeberkan, dalam Muscab tersebut terdapat dua kandidat yang akan memperebutkan posisi ketua, yakni Amar Fassa Askar dan Milzam Bajened. Sementara jumlah pemilih diperkirakan lebih dari 100 orang yang telah terdaftar sebagai anggota Al-Irsyad. Selama tiga tahun kepemimpinannya, Pemuda Al-Irsyad telah menjalankan sejumlah program sosial dengan menggandeng pemerintah.
“Salah satunya kegiatan ifthor shaimin yang setiap tahun melibatkan ribuan anak yatim dan duafa. Pada 2024 dan 2025, kegiatan tersebut masing-masing menghadirkan sekitar 1.000 anak yatim dan duafa. Alhamdulillah tahun 2026, pada terakhir kepengurusan kita, bisa kolaborasi denga pemerintah mengadakan acara tersebut di lapangan Balai Kota dengan menghadirkan sekitar 2.000 anak yatim dan duafa,” bebernya.
Saleh menambahkan, Pemuda Al-Irsyad juga rutin menyalurkan bantuan beras dan daging kurban kepada masyarakat sekitar Empang. Penyaluran tersebut mencapai sekitar 3.000 bungkus setiap tahunnya. Diharapkan program-program positif tersebut dapat diteruskan oleh ketua terpilih.
“Hal-hal yang sudah baik kami lakukan itu wajib dilanjutkan atau mungkin bahkan ditingkatkan seperti tadi ifthor shaimin, kegiatan penyaluran beras dan daging kurban. Harapannya hal-hal yang tiga tahun ke belakang belum terlaksana atau kekurangan-kekurangan di kepengurusan saya bisa diubah menjadi lebih baik,” pungkas Saleh.(NDI)
