Bogor RayaEdukasiEkBisKota Bogor

McDonald’s Indonesia dan YAPI Berikan Beasiswa untuk Mahasiswa Baru IPB University

BogorInNews – Sebanyak 35 mahasiswa baru IPB University dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi terpilih sebagai penerima Beasiswa Pendidikan Tinggi McD di Gedung Sains Techno Park IPB University, Kecamatan Bogor Tengah pada Selasa (15/9/2026). Ini kolaborasi Yayasan Alumni Peduli IPB (YAPI) dengan McDonald’s Indonesia untuk memberikan dukungan selama tahun pertama perkuliahan.

Diketahui, lebih dari bantuan finansial, McDonald’s Indonesia juga mendorong ‘Cita dan Daya’ melalui kesempatan mengikuti pelatihan hingga mendapatkan pengalaman kerja.

Director of Human Resources & General Services McDonald’s Indonesia, Yulianti Hadena memaparkan, pihaknya melihat perjuangan dan kerja keras adik-adik mahasiswa untuk sampai di titik ini. Hal ini menjadi alasan untuk menghadirkan beasiswa Pendidikan Tinggi McD sebagai milestone baru komitmen untuk mendukung pendidikan inklusif yang sudah berjalan selama lebih dari tiga dekade.

“Melalui program ini, kami ingin memberi ruang bagi mereka untuk belajar, berkembang, dan mendapatkan pengalaman sebagai bekal untuk menjadi future leaders berkarakter yang membawa dampak positif. Kami berharap kesempatan ini dapat membantu mereka membangun Cita dan Daya serta semakin percaya diri menentukan langkah ke depan,” ungkap Yulianti.

Yulianti menerangkan, tidak hanya diwujudkan melalui biaya pendidikan selama dua semester pertama, para mahasiswa penerima beasiswa juga mendapatkan voucher makanan, pelatihan, serta kesempatan magang dan mengenal dunia kerja secara langsung di McDonald’s Indonesia.

“Rangkaian dukungan ini diharapkan dapat membantu para mahasiswa membangun kepercayaan diri, mengembangkan kemampuan dan menyiapkan diri untuk babak baru setelah lulus,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua YAPI, Andi Irman Patiroi mengatakan, pengalaman YAPI dalam mendukung para mahasiswa baru, menunjukkan bahwa kebutuhan tersebut masih cukup besar. Karena itu, sejak 2016, YAPI telah menjalankan berbagai program beasiswa untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan dukungan pendidikan sejak tahap awal perkuliahan. Hal ini menjadi penting agar mahasiswa dapat lebih fokus menjalani pendidikan sekaligus memanfaatkan berbagai kesempatan untuk berkembang.

“Kesamaan komitmen dalam membuka akses pendidikan ini menjadi dasar kolaborasi McDonald’s Indonesia dan YAPI untuk memastikan dukungan diberikan secara tepat kepada mahasiswa yang membutuhkan. Berdasarkan pengamatan kami mendampingi mahasiswa, kebutuhan dukungan pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi masih cukup tinggi,” tuturnya.

“Rata-rata setiap tahun, mahasiswa yang membutuhkan beasiswa dapat mencapai hingga 40 persen dari yang diterima di IPB University. Karena itu, dukungan dari pihak swasta seperti ini penting. Kami sangat berterima kasih atas kolaborasi yang terjalin dengan McDonald’s Indonesia dalam menghadirkan akses pendidikan yang inklusif bagi adik-adik kita. Ini sangat sejalan dengan misi kami,” tambah Andi.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University.Prof. drh. Deni Noviana membeberkan, kolaborasi ini juga sejalan dengan komitmen IPB University untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi banyak generasi muda dari berbagai latar belakang. Sebagai perguruan tinggi yang dikenal sebagai kampus kerakyatan, IPB University terus memberikan ruang bagi mahasiswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi untuk memperoleh pendidikan tinggi.

“Pada 2025, sebanyak 71,74 persen penerima beasiswa di IPB University berasal dari keluarga yang membutuhkan dukungan. Kami mengapresiasi McDonald’s Indonesia yang tidak hanya menghadirkan bantuan finansial, tetapi juga membuka kesempatan bagi para penerima beasiswa untuk belajar dan mengembangkan potensi di luar kelas lewat program pelatihan hingga kesempatan magang,” paparnya.

Deni menekankan, pihaknya berharap pengalaman tersebut dapat membantu para mahasiswa mempersiapkan diri menjadi generasi pemimpin masa depan yang siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan membanggakan nama IPB University.

Sementara itu, salah satu penerima beasiswa, Silha Napisah yang merupakan mahasiswa baru Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, kesempatan berkuliah merupakan pencapaian yang sangat disyukuri. Dirinya sempat tidak percaya diri dapat masuk ke kampus impiannya. Namun, dengan dukungan orang tua dan kegigihannya mempertahankan prestasi akademik, akhirnya diterima di IPB University dan menjadi orang pertama dalam keluarga besarnya yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

“Di balik keberhasilan saya, ada perjuangan kedua orang tua saya yang selama ini terus mendukung pendidikan. Ayah saya bekerja sebagai kuli panggul ikan di Muara Baru, Jakarta Utara, dengan penghasilan yang bergantung pada aktivitas bongkar muat ikan, sementara ibu turut membantu keluarga dengan mengajar ngaji anak-anak di lingkungan tempat tinggal kami,” ungkap Silha.

Silha menegaskan, bisa diterima di IPB University adalah sesuatu yang sangat disyukuri karena kampus impiannya.

“Ya, alhamdulillah, mendapat Beasiswa Pendidikan Tinggi McD ini rasanya seperti jawaban atas doa saya dan kedua orang tua. Saya ingin terus belajar dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, supaya suatu hari nanti saya bisa membuat Bapak dan Umi tidak perlu bekerja sekeras sekarang,” terang Silha.(REK)

Exit mobile version