BogorInNews – Pengembangan inovasi digital dan program kreatif menjadi kunci keberhasilan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kota Bogor meraih predikat terbaik 2 nasional yang diterima langsung Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil dalam serangkaian kegiatan bergengsi peringatan hari pengayoman ke 81 Kementerian Hukum RI yang dilaksanakan di Kantor Wilayah Hukum Jawa Barat di Bandung pada Rabu (19/8/2026).
Kepala Bagian Hukum dan HAM Kota Bogor, Alma Wiranta memaparkan, dua aplikasi unggulan, INSAP (informasi sanksi perda) dan SAPULIDI (saatnya publik liat disini) disebut menjadi inovasi program penyebar luasan produk hukum yang diminati warga tahun 2026, serta penilaian predikat AA (Istimewa) dengan Nilai Sempurna 100 atas kinerja unggul pengelolaan dokumen hukum sepanjang tahun 2025.
“INSAP sebagai narasi singkat informasi sanksi di peraturan daerah, dan SAPULIDI sebagai realita kondisi yang diterjadi masyarakat, berkaitan dengan ketertiban umum dan implementasi regulasi daerah yang menjadi fakta dalam kepatuhannya,” ungkap Alma yang juga sebagai inovator dan sekaligus evaluator program INSAP dan SAPULIDI pada Senin (24/8/2026).
Alma juga menyampaikan, sosialisasi peraturan daerah, bahwa penghargaan terhadap JDIH Kota Bogor adalah hasil kerja keras bersama seluruh perangkat daerah Kota Bogor dan dukungan pimpinan daerah wali kota, wakil wali kota, Sekda serta yang sangat penting dukungan masyarakat.
“Program INSAP dan SAPULIDI akan terus dikembangkan sebagai inovasi JDIH Kota Bogor, sehingga kami ingin memastikan penerbitan Perda tidak hanya di atas kertas, tapi benar-benar bisa diketahui, difahami dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Bogor,” terang Alma.
Alma memaparkan, dengan capaian mendapat apresiasi terbaik 2 nasional, JDIH Kota Bogor membuktikan komitmennya dalam membangun literasi, sigresi, dan sinergi akses keadilan masyarakat Kota Bogor.
“Tebtunya berbasis teknologi untuk mewujudkan budaya tertib hukum dengan visi Bogor Beres Maju,” tegasnya.(REK)
