Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Bogor RayaKota Bogor

Antisipasi Tawuran, Aparatur Kebon Kalapa Perkuat Keamanan Lingkungan

×

Antisipasi Tawuran, Aparatur Kebon Kalapa Perkuat Keamanan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BogorInNews – Aparatur Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah perkuat sistem keamanan lingkungan untuk menekan angka aksi tawuran remaja yang kerap meresahkan masyarakat di kawasan Jalan Mawar. Kelurahan Kebon Kalapa membentuk kelompok pertahanan di setiap rukun warga (RW) yang terintegrasi langsung dengan aparat keamanan.

Lurah Kebon Kalapa, Supyawan memaparkan, pihaknya telah membangun jaringan komunikasi atau link khusus di setiap RW untuk memantau pergerakan pemuda di wilayah. Selain itu didukung dengan kegiatan patroli rutin yang dilakukan setiap akhir pekan.

Example 300x600

“Di bawah komando Babinsa dan Bhabinkamtibmas, setiap Sabtu dan Minggu kami berkeliling. Semua pengurus RT dan RW bergerak, khususnya mereka yang mendapatkan jatah ronda,” tutur Supyawan kepada wartawan pada Kamis (23/4/2026).

Supyawan menerangkan, untuk langkah pemantauan intensif biasanya dilakukan pada jam-jam rawan, yaitu mulai pukul 01.00 WIB hingga 04.00 WIB.

“Ya, dinihari kami lebih waspada. Seluruh jajaran pengurus wilayah aktif melakukan monitoring melalui grup koordinasi digital untuk memastikan situasi tetap kondusif,” terangnya.

Supyawan menjelaskan, meski bukan menjadi lokasi terjadi tawuran, wilayahnya sering kali menjadi titik pelarian massa tawuran dari daerah lain.

“Karena itu kami berupaya, alhamdulillah bisa meminimalisir tawuran. Walaupun ada, seringnya itu tawuran orang luar yang larinya ke wilayah kami di Kebon Kalapa. Terkait penanganan di lapangan, kami mengedepankan langkah persuasif dan edukatif bagi para remaja yang terjaring patroli namun tidak melakukan pelanggaran berat,” jelasnya.

Supyawan menegaskan, tetapi apabila ditemukan adanya indikasi tindak pidana, pihaknya tidak segan untuk mengambil tindakan tegas.

“Tugas kami adalah mengedukasi mereka. Sepanjang masih bisa diedukasi, kami suruh mereka pulang. Tapi kalau sudah ditemukan membawa senjata tajam (sajam) dan hal berbahaya lainnya, itu sudah ranah kepolisian dan segera kami laporkan,” pungkasnya.(REK)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *