BogorInNews – Setelah terjadi gesekan dan kesalahpahaman antara aparat kepolisian dan mahasiswa dari BEM KBM UIKA Bogor saat aksi demonstrasi pada Senin (29/6/2026) kemarin. Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Rio Wahyu Anggoro menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada perwakilan BEM KBM UIKA Bogor.
Diketahui, melalui jalur musyawarah pada Selasa (30/6/2026) malam, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan tidak melanjutkannya ke ranah hukum.
Rio menekankan, bahwa pihaknya bertanggung jawab penuh atas pengobatan salah seorang mahasiswa bernama Fauzan yang terluka akibat insiden tersebut.
“Alhamdulillah semua pihak sudah berdamai,” ujar Rio.
​Pihak BEM KBM UIKA Bogor yang diwakili oleh Bastian, menyambut baik itikad serta mengapresiasi upaya kepolisian dalam menjaga kondusifitas rekan-rekan mahasiswa di lapangan.(NDI)



















